Strawberry Cake and White Lily [Chapter 1]


Judul              :  Strawberry Cake and White Lily [Chapter 1]

Author           : Deythaa_11 (@ditarizky11)

Cast    :

  • Kyuhyun ‘Super Junior’
    • Seohyun ‘SNSD’
    • Yonghwa ‘C.N Blue’
    • Krystal ‘F(x)’
    • Minho ‘SHINee’
    • Kris ‘EXO-M’
    • Eunhyuk ‘Super Junior’
    • Chansung ‘2PM’

 

Genre                        : Romance, Friendship

Type               :  Short Story ( Threeshot)

Desclaimer   :   Semua cast disini milik Tuhan dan keluarga mereka dan seabal apapun FF ini, masih pure dari otak aku, kalau ada kesamaan ide cerita itu hanya kebetulan semata

Sorry for typo

<3<3<3<3<3

 

Mobil sport hitam itu melaju kencang menyusuri panasnya kota Seoul. Keramaian yang menyesakkan jalan itu seolah tak dianggap oleh pengen dara mobil mewah itu. Tak ada rasa khawatir sedikitpun diwajahnya kalau-kalau ia menabrak pengguna jalan yang berlalu lalang. Yang ia pikirkan sekarang adalah bagaimana caranya ia sampai di tempat tujuannya dengan waktu sesingkat mungkin.

Mobil itu akhirnya terparkir di area parkir sebuah sekolah menengah nomor satu di Seoul. Pintu mobil itu terbuka dan keluarlah sesesok pria tampan yang masih mengenakan kacamata hitamnya. Kehadirannya sudah dinantikan segerombolan gadis yang merupakan pengagumnya. Ia memang bukan selebriti seperti yang ada di televisi namun popularitasnya di sekolah ini tak perlu diragukan.

Tanpa mempedulikan teriakan-teriakan gadis-gadis itu ia terus berlari menuju sebuah ruangan. Bukan ruang kelas yang menjadi tujuannya pertama kali. Melainkan sebuah ruangan berisi sebuah sofa. Yah hanya sofalah satu-satunya barang disana. Bukanlah sebuah ruangan mewah ataupun ruangan VIP yang disediakan pihak sekolah untuk namja sepertinya. Awalnya tempat itu merupakan sebuah gudang yang ia sulap mejadi sebuah markas untuknya dan beberapa temannya.

“ Yak! Lama sekali kau Kyu.”

“ Hyukjae! Mengapa kau harus heran? Bukankah itu sudah kebiasaan dari seorang Cho Kyuhyun yang selalu terlambat bangun. Terlebih gangguan dari penggemarnya itu di depan gerbang. Aku sungguh muak melihatnya.”

“ Hei Choi Minho! Kau itu hanya iri pada kepopuleran Kyuhyun. Ah kau tau? Sebenaenya aku juga ingin sepopuler dia.”

“ Aku sebenarnya juga tak kalah populer dibandingkan Kyuhyun.”

“ Hyukjae,Minho,Kris,Chansung! Berhenti berbicara hal yang tidak perlu!” Kesal Kyuhyun pada teman-temannya itu.

“ Ah benar. Memangnya untuk apa kita berkumpul disini?” Tanya Hyukjae.

“  Kalian sudah dengar tentang perlombaan itu kan? Hadiahnya sangat menggiurkan.” Ucap Kris

“ Apa memang?” Tanya Chansung

“ Ini lihatlah. Ini adalah motor balap keluaran terbaru.”

“ Apalagi hadiahnya? Apa tidak ada gadis sebagai hadianya?” Tanya Hyukajae.

“Dasar mesum!” Ujar Minho sambil melempar tasnya.

“ Ya! Seperti kau tak pernah mengenalku saja.

“ Yonghwa?” Gumam Kyuhyun membaca selebaran itu.

“ Ne Kyu. Yonghwalah yang menjadi sang penantang pada balapan kali ini.”

Kyuhyun menganggukan kepalanya. Ia lebih tertarik dengan lawannya kali ini dibandingkan hadiahnya.

 

“Oppa” Gadis cantik itu merangkul lengan Kyuhyun tanpa persentujuan sang pemilik lengan.

“ Eh kau Soo” Kaget Kyuhyun.

“ Kenapa Oppa? Tak suka ada aku disini?”

“ Ah ani bukan begitu Soo.Hanya saja aku tak bisa lama-lama disini. Aku harus segera menyerahkan laporan penelitianku ke  ruang guru” Tanpa Perintah dari Kyuhyun, gadis itu melepaskan lengan Kyuhyun begitu saja. Begitu terlepas, Kyuhyun segera meninggalkan gadis jangkung itu.

 

Kyuhyun tak pergi ke ruang guru melainkan pergi ke perpustakaan. Selain di markasnya, disinilah ia bisa merasa tenang. Tak banyak orang yang datang kesini. Yah, saat istirahat sebagian siswa memilih untuk pergi ke kantin ataupun ke taman sekolah.

Kyuhyun melangkahkan kakinya untuk memilih buku yang tertata rapi pada deretan rak buku yang menjulang cukup tinggi. Pilihannya jatuh pada sebuah buku yang terlihat tidak ringan dalam penulisan katanya dan tentu sulit untuk pahami orang awam.

Ia mulai membuka satu persatu lembaran buku bercover hitam itu. Raut wajahnya terlihat serius seiring dengan kerutan yang muncul di keningnya. Namun itu tak berlangsung lama, ia terdiam dan melirik gadis yang tengah terkikik itu disampingnya. Ia mengamati gadis itu yang juga tengah membaca sebuah buku.

“ Ah maaf Kyuhyun-ssi.” Ucap gadis itu begutu mengetahui ia baru saja mengusik ketenangan orang disampingnya.

“ Kau temannya Krystal kan?”

“ Ne. Aku Joohyun, temannya Krystal”

Kyuhyun mengangguk, ia tau bahwa gadis ini adalah teman dari Krystal, kekasih Minho. Tak ada lagi pembicaraan yang tercipta diantara keduanya. Mereka diam sebelum akhirnya kembali fokus pada buku mereka lagi.

“ Apa yang kau baca?” Kyuhyun memberanikan diri untuk bertanya pada Joohyun.

“ Hanya komik saja. Aku mencari bacaaan yang bisa mengibur.”

“ Ah, kau ternyata penggemar humor juga. Tak kusangka gadis perfeksionis sepertimu menyu—“ Kyuhyun menghentikan ucapannya saat melihat Joohyun menundukkan wajahnya. Kyuhyun melihat semburat merah di pipi gadis itu. Sebenarnya ia cukup heran pada gadis ini. Jika gadis lain selalu saja mencari perhatiannya maka tidak dengan gadis bernama Joohyun ini.

“ Ku dengar kau mendapatkan tawaran beasiswa di Inggris. Kau hebat juga Joohyun-ssi. Aku bahkan sangat berharap aku yang dapat beasiswa itu. Tapi ada yang menawarimu lebih dulu.”

“ Kau tak dapat di Inggris tapi kan kau dapat di Amerika Kyuhyun-ssi. Kau juga tak kalah hebat.”

“ Ah tidak juga. Mungkin aku akan menolaknya.”

“Kenapa mema—“

“ Aish namja busuk.” Ucap Kyuhyun saat membuka pesan di smartphonenya.

Tanpa berkata apapun atau sekedar untuk berpamitan, Kyuhyun segera beranjak meninggalkan perpustakaan. Joohyun hanya mengangkat sebelah alisnya lalu meneruskan kegiatannya tadi.

 

 

“ Ada apa eoh?” tanya Kyuhyun begitu masuk ke markas mereka.

“ Berita buruk Kyu. Sepertinya keinginanmu untuk segera melawan Yonghwa harus ditunda sampai 2 minggu kedepan.”

“ Nde? Memang kenapa?”

“ Dalam minggu ini polisi sedang gencar melakukan razia. Tentu pihak penyelenggara tak mau ambil resiko.” Jelas Chansung.

“ Aish padahal aku sudah muak melihat gayanya yang sok di depan semua orang.”

“ Eh tapi dia memang tak kalah populer dari mu Kyu. Meskipun kau memang masih berada ditasnya dalam masalah kepopuleran tapi ia memang hanya tertinggal satu poin darimu. Ia tak sepintar kau Kyu.” Timpal Hyukjae.

“ tentu saja. Cho Kyuhyun memang selalu nomor satu.” Ucap Kyuhyun saat hendak meninggalkan markas mereka.

“ Kalian tau Joohyun kan?”

Kyuhyun mengentikan langkahnya dan berbalik lagi begitu mendengar Minho mengucapkan nama Joohyun. “ Eh kenapa Kyu?” tanya Chansung.

“ Aku ingin istirahat sebentar disini.” Ucap Kyuhyun lalu membaringkan tubuhnya diatas sofa.

“ Cepat teruskan Choi Minho. Ada apa dengan gadis cantik itu?” tanya Kris penasaran.

“ Aku rasa target Yonghwa kali ini adalah Joohyun. Kalian tau sendirikan Joohyun itu gadis yang amat jarang dekat dengan namja. Ia cantik dan juga cerdas. Jika saja aku belum memiliki Krystal pasti aku akan melakukan segala cara untuk mendapatkannya.”

“ Yak!”

“ Kalian jangan menatapku begitu. Atau aku tak akan meneruskan ceritaku.” Kata Minho saat mereka semua mentapnya garang, tanpa Kyuhyun tapi. Pria itu lebih memilih memainkan smartphonenya. Yah tapi teliganya juga tidak tuli. Ia tentu bisa mendengar semua ucapan Minho.

“ Kalau begitu cepat lanjutkan.” Kesal Chansung.

“ Ne aku lanjutkan. Aku tau hal ini dari Krystal. Ia bilang bahwa Yonghwa sering kali ingin mengantar Joohyun pulang. Tak hanya itu saja kalian lihat saja dari sorot mata Yonghwa saat menatap Joohyun. Terlihat berambisi sekali.”

“ Ah aku tidak akan rela jika Joohyun mendapatkan namja semacam dia. Sampai matipun aku tak rela.” Ucap Hyukjae dengan tatapan kebencian.

“ Aku juga! Demi apapun aku harus mendapatkan Joohyun.” Ucap Kris.

“ Tidak bisa! Joohyun tidak pantas bersanding pada namja sepertimu.” Ucap Chansung tak mau kalah.

“ Kalian bertiga seharusnya sadar diri. Joohyun itu cantik, apa kalian sudah merasa tampan?” Ucap Minho lalu disambut anggukan mereka bertiga.

“ Joohyun itu murah senyum dan ramah. Apa kalian bisa mengimbanginya?” Kris tidak lagi menganggukan kepalanya ia sadar bahwa ia merupakan orang cuek dan dingin.

“ Joohyun itu pintar. Apa kalian sudah cukup pintar untuk bersanding dengan joohyun?” Tidak ada lagi yang menganggukan kepalanya.

“ Memang harus ada itu syarat yang ketiga? Bukankan cinta tak harus memandang itu semua?” Protes Chansung

“ Bukan masalah cinta atau tidak ini masalah harga diri dan kesadaran kalian. Pikir saja, Joohyun itu gadis yang hampir mendekati sempurna ia tentu sangat selektif. Telepas dari Joohyun, coba kalian pikir! Mana rela penggemar Joohyun diseluruh muka bumi (?) menyerahkan Joohyun untuk namja tengil seperti kalian bertiga.” Ucap Minho panjang labar sambil bergnatian menunjuk wajah Kris,Hyukjae dan Chansung bergantian.

“ Lalu memang ada namja yang pantas bagi joohyun disekolah ini? Aku rasa tidak.” Ketus Hyukjae

“ Menurutku ada.”

“ Siapa?” Mereka bertiga mengikuti arah mata Minho kearah namja yang kini tengah dalam posisi genting (?) dalam permainan di smartphonenya.

“ Sialan.” Teriak namja itu saat tertulis ‘Game over’ pada layar smartphonenya.

“ Dia?” Tanya Kris lirih.

“ Coba saja kalian pikir sendiri. Aku mau ke kelas.”

 

Kyuhyun menautkan kedua alisnya saat ia menemukan sepotong cake strawberry di mobilnya. Ia memang terbiasa mendapat hadiah hanya saja, kali ini tak biasa. Hadiahnya berupa cake? Biasanya penggemar Kyuhyun pasti memberikan barang-barang seperti jam,kaset ps dan kalaupun makanan pasti cokelat ataupun semacamnya. Ia memang tak pernah mengambil hadiah-hadiah itu hanya kaset PS-lah yang ia ambil. Selebihnya semua hadiahnya itu raib ditangan teman-temanya. Yah siapa yang tidak mau mendapat hadiah gratis, terlebih dengan brand terkenal?

Entah kenapa hadiah ini lebih menarik hatinya dibanding hadiah yang pernah ia dapat. Ia memang menyukai hal yang berhubungan dengan strawberry tapi bagaimana mungkin ada yang tau. Selama ini Kyuhyun malah jarang memakan apapun yang berkaitan dengan buah kesukaannya itu

Cho Kyuhyun ini untukmu

-Strawberry Girl-

Kyuhyun mencabut note itu. Tak ada niatan sama sekali untuk membuang note itu, seperti yang biasa ia lakukan selama ini. Kyuhyun juga sedikit heran dengan isi notenya. Hampir semua note pasti akan tertulis “Oppa aku mencintaimu” “Oppa kau harus makan coklat ini. Kau memang manis” Ingin muntah rasanya bila ia membaca note-note itu.

 

Langit di kota seoul sudah berganti berwarna hitam berhiaskan bintang-bintang yang tak terhitung berapa banyaknya. Saat ini sudah hampir tengah malam. Kebanyakan orang sudah terlelap dalam mimpi mereka. Terlebih bagi yang masih berstatus seorang siswa yang selalu dituntut untuk bangun pagi. Namun tidak untuk gadis ini. Ia baru saja menyelesaikan tulisannya. Bukan pelajaran sekolah memang. Namun itulah hobi gadis ini, menuliskan semua yang ingin ia tulis kedalam bentuk apapun.Terkadang ia bisa mengetik sampai puluhan page dalam satu malam. Tapi tak melulu begitu. Ia juga sering menulisnya secara manual dengan tangan.

Ia mengembuskan nafasnya lalu memijit tengkuknya sendiri yang terasa lelah atas kegiatannya barusan. Kaki jenjangnya melangkah ke balkon rumahnya. Matanya ia biarkan tertutup agar dapat merasakan hambusan angin lebih merasuki jiwanya. Tiba-tiba ada yang membuat gadis itu tersenyum bahkan membuat semburat merah dipipinya.

Joohyun menopang kepalanya dengan tangan lalu menatap bintang yang masih setia menemaninya. “ Kau itu pria yang menggemasnya.” Ucapnya lalu terkekeh geli.

.

.

Joohyun sedikit kaget dengan benda berwarna putih yang terselip di gagang pintu lokernya. Lily putih? Ia sedikit terperanjat dengan sebuah tangkai bunga yang berada di lokernya ini. Ia memang tak menyukai bunga hanya saja ini lebih menarik hatinya dibanding dengan seikat bunga mawar. Sangat pasaran.

Tidak ada note apapun disana. Joohyun hanya tersenyum lalu mengambil lily itu lalu mamasukkannya kedalam tas miliknya.

“ Joohyun~”

“ Yonghwa?”

“ Selamat pagi Joohyun.”

“ Pagi”

“ Apa kau sudah makan Joohyun? Bagaimana kalau kita ke kantin dulu aku akan mentraktirmu.”

“ Ah maaf Yonghwa-ssi. Aku sudah sarapan dan masih sangat kenyang. Terima kasih atas tawarannya.” Tolak Joohyun halus.

“ Tunggu Joohyun-ssi” Yonghwa menahan lengan Joohyun. Sesuatu yang kurang sopan untuk ukuran orang yang tidak begitu kenal. Tentu Joohyun tak menyukai hal ini. Ia menepis tangan Yonghwa lembut.

“ Maaf Yonghwa-ssi.” Ucapnya lalu segera pergi dari Yonghwa.

 

Derap langkah wanita dewasa itu terdengar di sebuah ruang kelas. Wanita yang berprofesi sebagai guru itu meletakkan bukunya dan akan segera memulai proeses belajar mengajar di ruang itu.

“ selamat pagi anak-anak.”

“ Pagi Mrs. Kim”

“ Senang bertemu kalian lagi. Oke kita akan mulai pelajaran kali ini.”

Kyuhyun POV

Pelajar kesenian? Entah mengapa aku kurang suka dengan pelajaran ini. Bukan karena aku tak berjiwa seni atau apalah. Kau masalah itu tak perlu diragukan lagi, suaraku ini sangatlah merdu. Aku tak bermaksud sombong sebenarnya.

Kulirik gadis yang setiap hari bertemu denganku di perpustakaan itu. Aku memang satu kelas dengannya. Kelas ini diperuntukan untuk siswa yang memiliki kecerdasan luar biasa (?)

“ Sekarang materi kita adalah bernyanyi duet.” Ucap Mrs. Kim. Oh sungguh aku malas sekali mendengarnya.

“ Cho Kyuhyun.”

“ ne?”

“ Bisakah kau maju kedepan dan sedikit menunjukkan kebolehanmu bernyanyi? Aku tau bahwa suaramu bagus.”

Aku tau suaraku memang bagus. Tapi aku tak suka menunjukkan bakatku yang satu ini. Bagaimana kalau ada produser yang merekrutku? Aku saja sudah kewalahan dengan fansku saat ini bagaimana jika aku menjadi celebrity televisi. Akhirnya aku melangkahkan kakiku kedepan kelas.

“ Seo Joohyun. Kau yang akan berduet dengan Cho Kyuhyun.Coba beri contoh duet yang bagus di depan teman-teman kalian.”

Mwo? Kenapa dia? Jujur saja aku sedikit meragukan kemampuan olah vokalnya.

Dengan sangat anggun ia melangkah kedepan lalu berdiri disampingku. Senyum tak pernah lepas dari bibirnya yang ranum itu. Emmm sangat menggoda pertahanan religiku (?)

Kulihat ia menerima teks lagu yang akan kami nyanyikan ia juga bersenandung lirih. Ku lihat teks lagu yang diberikan oleh guruku ini. Ini mudah sekali.

“ Kalian sudah siap bukan?”

Joohyun mengangguk lalu kuikuti anggukan dariku. Bagian pertama adalah bagiannya menyanyi. Ya Tuhan..suaranya menyejukkan hati. Sangat merdu, aku sedikit terhipnotis akan pesonanya. Untung saja kesadaranku masih bekerja saat tiba giliranku menyanyikan bait kedua.

Penampilan kami ditutup dengan bertautnya kedua tanganku dan tangan Joohyun, Mrs.Kim yang menyuruh kami. Aku merasa ada sedikit sengatan di hatiku saat kulit lembutnya bergesekan dengan kulitku yang tak kalah lembut (?) semua bersorak atas penampilan kami barusan. Entahlah. memang bagus? Aku saja tak merasa begitu.

 

Author POV

Kyuhyun megambil sepotong cake strawberry yang sama seperti kemarin juga ada sebuah note yang terselip disana namun yang membedakan kali ini adalah letaknya. Kyuhyun menemukannya tepat di mejanya.

Ku harap kau tak bosan Kyuhyun-ssi

- Strawberry Girl-

Lagi-lagi Kyuhyun tersenyum. Ia mulai penasaran dengan gadis srawberry ini. “ Gomawo” ucapnya dengan senyum merekah dibibir tebalnya.

Kyuhyun tak langsung pulang ia berniat untuk pergi ke toilet dulu. Namun langkahnya terhenti dengan suara rintihan yang begitu menyayat hati. Kyuhyun sedikit bergidik memngingat setaunya hanya tinggal dia yang belum pulang. Namun apa gunanya ia terlahir sebagai namja kalau dengan hal seperti ini saja menyiutkan nyalinya. Ia memberanikan diri untuk berjalan ke toilet wanita.

“ Lepaskan kubilang”

“ Tidak sebelum aku menciummu Joohyun. Atau mungkin sebelum aku melihat dadamu haha atau mungkin sebelum aku mendapatkan tubuhmu.”

“ brengsek..lepaskan”

“ Ckckck Joohyun kau ini jangan banyak bicara. Itu semakin menyulut api dalam diriku.”

“ Yonghwa-ssi kumohon.”

Yonghwa terus saja menekan kepala Joohyun agar bibir ranumnya menempel pada bibirnya namun sekuat tenaga Joohyun menghentikan itu semua.

“ Ah jadi kau lebih suka aku bemain di dadamu?” Yonghwa menarik kasar seragam Joohyun hal itu membuat tiga kancing pertamanya terlepas.

‘Bruk’

Sekali tendangan tubuh Yonghwa terhempas ke dinding kamar mandi.

“Kau”

TBC

Aduh aku sudah lama menghilang dari dunia FF. Mianhe T.T *nunduk bareng Baekhyun sama Kris*

Sekolah sedang mecapai pucak kesibukan (?) u,u

Mau lanjut ga? Ini udah selesai dibuat kok :3

oKey jangan lupa RCL^^

thanKyu :*

 

 

 

About these ads

159 thoughts on “Strawberry Cake and White Lily [Chapter 1]

  1. Eeeerghh yonghwa kau menyebalkan
    Kyu, itu pasti kyu kau memang pahlawan bertopeng *eh
    Itu siapa yang suka ngirim cake? Seo ya? Trus yg ngirim b. Lily? Kyu ya?
    Kasian seo
    92

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s