[Freelance] My Dad Is Not A Gay


Tittle : My dad is not a gay

Author : Tiara Seokyu

Type : ONESHOOT

Genre : Family, Marriage life, comedy (?) etc.

Main Cast : Cho Kyuhyun, Seo Joo Hyun, Cho Ki Hoon, Lee Sungmin

Rating : PG-8

Disclaimer : Semua tokoh yang ada di FF ini cuma minjem dan cerita ini cuma
khayalan author aja J so NO BASHING! NO PLAGIATOR! MIAN FOR TYPO :)

FF ini udah pernah di post di Fanfiction seokyu : http://www.facebook.com/

pages/Fanfiction-Seokyu/222544687803745?fref=ts

Happy Reading ^^

Cho Ki Hoon terus mengurung diri di kamar seharian ini. Bocah berusia 8 tahun ini

masih memikirkan kembali perkataan teman sekelasnya. PSP yang tidak pernah lepas

dari dirinya kini terbengkalai. Sedikit pun tak ia sentuh. Bahkan kepulangan Cho

Kyuhyun, sang ayah dari Jepang tidak di hiraukannya. Ki Hoon keluar sebentar untuk

menyambut Kyuhyun, lalu kembali ke kamarnya. Biasanya Ki Hoon akan bersikap

manja pada Kyuhyun seharian penuh dengan alasan melepas rindu, sampai-sampai

Seohyun, sang eomma tak di perdulikannya. Ki Hoon menghela napas. Hatinya

terasa tidak tenang. Pertanyaan temannya yang bernama Dae Woo terus mengusik

pikirannya.

“Benarkah appa ku seorang gay?” pikir Ki Hoon. Ki Hoon sebenarnya tidak tahu apa

itu ‘gay’ tapi setelah bertanya pada sang Eomma akhirnya Ki Hoon mengerti.

Seohyun sama sekali tidak menaruh curiga ketika putranya bertanya seperti itu. Ki

Hoon memang memiliki rasa penasaran yang tinggi.

Ia selalu mencari tahu hal-hal yang membuatnya penasaran. Otak yang cerdas

memberi nilai sempurna pada bocah kecil ini selain wajah tampannya yang

mendukung. Bagaimana tidak? Di turunkan dari gen yang sempurna tentu hasilnya

sempurna.

“Ki Hoon-ya,” panggil Kyuhyun lembut sambil masuk ke kamar Ki Hoon.

Ki Hoon langsung pura-pura mengerjakan PR Matematikanya.

“Apa yang sedang kau lakukan?” tanya Kyuhyun.

“Aku sedang mengerjakan PR Matematika appa,” dusta Ki Hoon.

“Perlu appa temani?” tawar Kyuhyun.

“Aniyo, aku hampir selesai mengerjakannya. Appa istirahat saja.” Ki Hoon

memberikan seulas senyum kecil pada Kyuhyun.

“Ki Hoon-ya apa kau tidak merindukan appa? Biasanya kau sangat senang jika appa

baru pulang dari luar negeri maupun luar kota,” kata Kyuhyun langsung to the point.

Ki Hoon merasa sedikit bersalah.”Mianhae appa. Aku memang merindukan mu, tapi

sekarang ini aku sedang sibuk mengerjakan PR jadi tidak bisa bermain dengan

appa,” kata Ki Hoon.

Kyuhyun mengusap rambut Ki Hoon.”Ne gwaenchanha. Nanti kalau Ki Hoon sudah

selesai mengerjakan PR kita bermain PSP bersama ne. Appa membeli banyak sekali

CD game terbaru, tapi ingat jangan beritahu eomma. Arraso?”

Ki Hoon mengangguk.

“Baiklah kalau begitu appa istirahat dulu ne. Ki Hoon lanjutkan saja belajarnya.”

Kyuhyun meninggalkan putranya sendirian. Sepeninggalam Kyuhyun, Ki Hoon

menangis diam-diam. Dia ingin sekali bermain PSP bersama Kyuhyun. CD game

yang baru di beli Kyuhyun pasti bagus-bagus semua. Ki Hoon ingin memainkannya,

tapi bagaimana dengan dugaan appanya itu seorang ‘gay’. Ki Hoon malu sekali.

Ingin bertanya langsung tapi takut Kyuhyun marah. Jadi pada siapa Ki Hoon harus

bertanya? Pada Seohyun? Eommanya itu sudah pasti akan marah juga. Tidak hanya

itu Ki Hoon akan mendapat ceramah panjang lebar dari eommanya.

“Aku ingin CD game terbaru appa,” gumam Ki Hoon.

Kyuhyun menghempaskan dirinya di atas sofa. Kepulangannya kali ini sama

sekali tidak menyenangkan. Ki Hoon tiba-tiba saja berubah. Hah ada apa sebenarnya

dengan anak itu?

“Dimana Ki Hoon? Bukankah kalian ingin bermain game bersama?” tanya Seohyun

sambil membawakan sepiring potongan buah segar beserta jus jeruk kesukaan

Kyuhyun.

Kyuhyun merengut.”Dia sedang sibuk mengerjakan PR.”

“Jinjjayo? Biasanya dia akan meninggalkan PRnya dulu hanya untuk bermain

bersama mu,” kata Seohyun senang putranya sedikit mengurangi sifat pemalasnya

itu. Biasanya Seohyun harus berteriak dengan keras dulu baru Ki Hoon mau

mendengarkannya.

“Molla. Kenapa dia jadi aneh seperti ini? Biasanya dia yang paling senang jika aku

pulang,” kata Kyuhyun kecewa.

“Mm mungkin ia sedang bosan bermain oppa. Ya sudah, kalau Ki Hoon tidak mau

menemani mu main, eommanya saja yang menemani mu main,” tawar Seohyun.

Wajah Kyuhyun langsung berubah cerah. Jarang-jarang Seohyun mau menemaninya

main game.

“Baiklah. Itu jauh lebih baik,” kata Kyuhyun bersemangat.

•••

Keesokan harinya, sikap Ki Hoon masih seperti kemarin. Ia lebih banyak diam. Ketika

ditanya, Ki Hoon hanya menjawab seperlunya saja. Tentu saja hal ini menimbulkan

tanda tanya besar antara Kyuhyun dan Seohyun. Ki Hoon sebenarnya malu pergi ke

sekolah. Dae Woo pasti akan mengejeknya lagi, ya meskipun tidak semua temannya

mengejek, tapi Ki Hoon tetap saja merasa malu.

“Ki Hoon appa mu itu seorang gay,” ejek Dae Woo.

“Aniyo! Majalah mu itu sudah sangat lama. Aku yakin itu hanya gosip!” bantah Ki

Hoon.

“Menurut ku ini nyata. Coba lihat appa mu dengan ahjussi ini. Mereka mesra bukan.”

Dae Woo menunjukan foto Kyuhyun dengan Sungmin pada sebuah acara.

Darah Ki Hoon serasa mendidih. Tapi ia teringat kata-kata Kyuhyun. Laki-laki sejati

tidak akan pernah menyelesaikan masalah dengan berkelahi.

“Aku jelas lebih tahu siapa appa ku di bandingkan diri mu,” ketus Ki Hoon lalu pergi

meninggalkan Dae Woo yang kesal setengah mati.

•••

“Kyuhyun-ah kau mau kemana?” tanya Sungmin.

“Oh aku harus menjemput Ki Hoon hyung,” jawab Kyuhyun.

“Oh kalau begitu aku ingin ikut. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya,” kata

Sungmin. Kyuhyun mengangguk setuju. Tidak perlu lama menuju ke sekolah Ki

Hoon, lima belas menit mereka sudah sampai. Kyuhyun keluar untuk menjemput

Ki Hoon sementara Sungmin menunggu di mobil. Ki Hoon senang sekali Kyuhyun

menjemputnya, tapi setelah melihat Sungmin di dalam mobil Ki Hoon langsung

memasang wajah cemberut. Sungmin mengajak Ki Hoon bercanda seperti biasanya,

tapi kali ini Ki Hoon sama sekali tidak menanggapinya.

“Ki Hoon-ah apa kau sakit?” tanya Sungmin khawatir.

“Aniyo ahjussi,” jawab Ki Hoon.

“Oh kenapa kau diam saja?” tanya Sungmin.

“Aku sedang malas bercanda,” singkat Ki Hoon.

“Sudahlah hyung. Dia sedang sedih karena Seohyun tidak ikut menjemputnya. Benar

begitu chagi?” sambar Kyuhyun.

“Eo,” jawab Ki Hoon.

Sungmin tersenyum.”Eomma sedang sibuk jadi tidak bisa menjemput Ki Hoon. Kau

tidak perlu sedih, ahjussi yang akan mengantikan eomma mu,” hibur Sungmin.

Niat Sungmin yang ingin menghibur justru ditanggapi negatif oleh Ki Hoon.

Wajahnya semakin cemberut saja.

DORM SUJU

Berhubung Seohyun sedang latihan bersama member SNSD, jadi Kyuhyun mengajak

Ki Hoon bermain ke dorm suju dulu sembari menunggu Seohyun selesai latihan.

Seohyun bilang ia akan menyusul mereka jika sudah selesai latihan.

“Ki Hoon-ah,” tegur Kyuhyun sambil merangkul tubuh mungil putranya.

Ki Hoon yang sedang melamun lantas terkejut.

“Kenapa hari ini kau aneh sekali? Oh aniyo sejak kemarin kau aneh,” selidik Kyuhyun.

“Aniyo. Aku hanya sedang mencoba bersikap dewasa,” jawab Ki Hoon asal.

Kyuhyun yang mendengarnya tentu saja tertawa.”Putra appa rupanya sudah dewasa.”

“Appa aku ingin bertanya sesuatu,” kata Ki Hoon yang sudah tidak tahan lagi

menahan rasa penasarannya ini.

“Ne tanyakan saja,” kata Kyuhyun. Belum sempat Ki Hoon bertanya, Sungmin datang

sambil membawa sepotong kue.

“Kyuhyun-ah coba kau cicipi kue ini.” Sungmin menyuapi sepotong kue pada

Kyuhyun.

“Ki Hoon juga harus mencicipi kue ini,” kata Sungmin. Di luar dugaan Ki Hoon justru

menepis tangan Sungmin dengan kasar.

“Ki Hoon!” bentak Kyuhyun.

“Aku tidak mau kue itu! Aku benci Sungmin ahjussi!” kata Ki Hoon. Matanya sudah

mulai berkaca-kaca.

“Cho Ki Hoon jaga bicara mu!” marah Kyuhyun. Mendengar keributan member suju

yang sedang berada di dorm langsung menghampiri mereka.

“Aku benci appa dan Sungmin ahjussi! Appa sudah mengkhianati eomma!” teriak Ki

Hoon.

“Mworago?” Suara Kyuhyun turun dua oktaf.

“Kyuhyun oppa apa yang terjadi? Ki Hoon-ya kenapa kau menangis?” Seohyun tiba-

tiba datang.

“Eomma!” Ki Hoon langsung berlari ke pelukan Seohyun.

“Waeyo? Kenapa Ki Hoon menangis?” tanya Seohyun bingung.

“Eomma appa sudah mengkhianati mu. Appa berselingkuh,” lapor Ki Hoon.

Mata Seohyun langsung membulat sempurna.

“Mworago?”

“Chagiya itu tidak benar,” bela Kyuhyun.

Ki Hoon melepaskan pelukannya.”Appa berselingkuh dengan Sungmin ahjussi.

Mereka sangat mesra eomma.”

“MWO?!” Semua orang yang berada di dalam dorm sukses terkejut dengan

penuturan bocah 8 tahun ini. Seohyun mengajak Ki Hoon untuk duduk dan

menjelaskan semuanya. Akhirnya Ki Hoon menjelaskan apa yang membuat hatinya

tidak tenang. Ki Hoon menjelaskan dengan sangat mendetail.

“Aigo jadi karena itu Ki Hoon jadi berubah?” tanya Kyuhyun. Ki Hoon mengangguk.

“Ki Hoon-ya dengarkan eomma. Apa yang dibicarakan teman mu itu tidak benar.

Foto yang ditunjukannya itu, hanya akal-akalannya saja. Appa dan Sungmin ahjussi

memang sangat dekat. Appa juga dekat dengan Suju ahjussi yang lain. Kalau appa

seorang gay, mana mungkin eomma mau menikah dengan appa mu.” Seohyun

memberikan sedikit candaan.

“Ne eomma benar. Kalau ada masalah seperti itu, lebih baik Ki Hoon bicarakan pada

eomma atau appa, jadi eomma dan appa tidak kebingungan dengan sikap Ki Hoon

yang berubah,” tambah Kyuhyun.

“Ne arraso. Mianhae appa, eomma dan Sungmin ahjussi. Aku janji tidak akan

mengulanginya lagi,” ucap Ki Hoon.

“Tidak ada yang perlu di maafkan Ki Hoon-ya. Ahjussi mengerti. Mungkin jika

ahjussi seumuran dengan diri mu, ahjussi juga akan melakukan hal yang sama,” kata

Sungmin sambil tersenyum.

“Tapi walaupun begitu, tetap saja Sungmin ahjussi tidak boleh mendekati appa

apalagi sampai menggodanya. Ahjussi tidak boleh tidur satu kamar dengan appa,

hanya eomma yang boleh,” kata Ki Hoon.

“Cho Ki Hoon.” Seohyun mencubit gemas perut Ki Hoon.

“Eomma appo,” ringgis Ki Hoon.

“Kalau tidak di cubit seperti itu, kau tidak akan berhenti bicara,” gerutu Seohyun.

“Hyunie sudahlah kasihan Ki Hoon. Dia masih kecil, wajar jika dia seperti itu. Itu

tandanya dia sangat sayang pada Kyuhyun dan kau,” bela Yesung.

“Ki Hoon-ya tenang saja, ahjussi tidak akan macam-macam dengan appa mu ini,”

kata Sungmin.

“Ne ahjussi.”

“Baiklah ini hampir malam, sepertinya kami harus pulang. Maaf sudah membuat

keributan,” kata Kyuhyun.

Setelah berpamitan, keluarga kecil ini langsung kembali ke apartemen mereka. Ki

Hoon tidak diam seperti tadi lagi.

“Appa setelah sampai di apartemen, kita bermain PSP bersama ne,” ajak Ki Hoon.

“Baiklah. Kita bermain sampai malam,” sahut Kyuhyun senang.

“Andwae! Besok Ki Hoon harus bersekolah. Kau ini bagaimana oppa,” gerutu

Seohyun.

“Eomma kali ini saja,” rengek Ki Hoon.

“Andwae. Nanti kau bisa kesiangan, chagi,” tolak Seohyun.

“Chagiya, kali ini saja. Aku janji besok pekerjaan rumah biar aku yang mengerjakan,”

bujuk Kyuhyun.

Seohyun menghela napas. Dua lawan satu, sudah pasti dirinya kalah.

“Baiklah, kali ini saja,” kata Seohyun.

“Gomawo eomma, kau yang terbaik.” Ki Hoon mengecup pipi Seohyun.

“Eomma appa, tadi Geum young bercerita dia baru saja mendapat dongsaeng yang

sangat lucu. Aku juga mau seperti Geum Young. Kapan eomma dan appa akan

memberikan ku dongsaeng?” tanya Ki Hoon.

“Mworago?” ucap Kyuhyun dan Seohyun bersamaan.

•••

END

READERS WAJIB RCL!!!

About these ads

160 thoughts on “[Freelance] My Dad Is Not A Gay

  1. Pingback: LINK FF SEOKYU | girlcloud05

  2. Pingback: LINK FFS SEOKYU ONESHOOT/DRABBEL/FICLET | girlcloud05

  3. aigoooooo kihoon plos bgt sich!!
    tng aj ki hoon appa mu tdk mngkin brani slingkuh kyuppa kn dh cnta mti mti ma eomma mu!!

    Like this

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s